Menjalin Kekompakan dalam Tim Building
Kami
Tim Pengelola Gedung selalu berusaha melayani lebih baik lagi, yang ini juga
sebagai motto pelayanan pekerjaan kami sebagai. Dan kami
juga selalu siap melayani dengan PROFESIONAL, INTEGRITAS, TERBUKA dan
TANGGUNG JAWAB, sebagai landasan kami dalam pekerjaan pelayanan kami
kepada tenant.
#3 TERBUKA
dengan kritik, dengan memaknai kritik secara konstruktif agar menjadi vitamin dan obat untuk berbenah. Dari yang kurang baik menjadi baik, yang baik akan menjadi lebih baik.
To All :
* Mulai dari diri sendiri. Ketika unit kerja kita
dikritik atasan, anggap saja ini kesalahan tim. Tapi, untuk
memperbaikinya mulailah dari diri sendiri. Tanyakan kepada diri sendiri,
apakah kerja saya sudah baik? Sudah melakukan apa yang ditugaskan?
Namun jangan pula menanggung semua kesalahan di pundak kita sendiri
karena ini kerja tim. Kesalahan ditanggung bersama.
FOR BETTER :
#1 PROFESIONAL
kompetensi
untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar, dan juga
komitmen sebagai profesi untuk meningkatkan kemampuan diri.
#2 INTEGRITAS
suatu
konsep berkaitan dengan konsistensi dalam tindakan-tindakan,
nilai-nilai, metode-metode, ukuran-ukuran, prinsip-prinsip,
ekspektasi-ekspektasi dan berbagai hal yang dihasilkan. Karyawan berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter
kuat.
dengan kritik, dengan memaknai kritik secara konstruktif agar menjadi vitamin dan obat untuk berbenah. Dari yang kurang baik menjadi baik, yang baik akan menjadi lebih baik.
#4 TANGGUNG JAWAB,
setiap
pekerjaan dimanapun itu membutuhkan TANGGUNG JAWAB, perhatian,
kontribusi, dan kepedulian. Karyawan yang mampu memiliki tanggung jawab
dan kontribusi total terhadap pekerjaan, pasti akan menjadi pribadi yang
berdedikasi secara total terhadap pekerjaan.
To All :
Bekerja
dimanapun pasti berada dalam satu tim. Sukses tim Pengelola Gedung akan
membantu kesuksesan kita. Kiatnya, jangan menyendiri, tapi meleburlah
menjadi bagian dari tim. Inilah caranya :
![]() |
| Electrical and Electronic Engineers from SIEMENS |
*
Setiap anggota unik. Setiap orang punya kepribadian masing-masing.
Jangan perlakukan setiap anggota sama. kita harus pandai membaca pribadi
seseorang, sehingga tahu bagaimana berucap dan bersikap terhadapnya
yang akan memudahkan kerja sama kita dengannya.
*
Berbagi ide. Bila punya ide, jangan disimpan sendiri, tapi kemukakan
dalam tim. Tak perlu merasa rendah diri, atau malah tak rela idenya
dipakai tim. Karena sukses tim, akan menjadi sukses kita pula. Lagipula,
sering melempar ide, akan membuat kita bersinar dalam kelompok kerja.
*
Tengok unit tetangga. Tim kerja, apalagi di perusahaan besar, pasti
punya banyak departemen. Memang bukan urusan kita mengurusi departemen
lain. Tapi setiap orang harus saling mendukung. Misalnya, tidak
menjelek-jelekkan kerja departemen lain. Dan bila tenaga kita dibutuhkan
oleh "tetangga sebelah", jangan pelit memberikan bantuan. Siapa tahu di
lain hari, kita yang membutuhkan bantuan mereka.
*
Berbagi ilmu dan pengalaman. Jangan hanya berkutat dengan pekerjaan
sendiri, tapi pelajari juga perkembangan perusahaan. Termasuk mengenai
info terbaru mengenai aturan perusahaan, pergantian pemimpin, target
perusahaan, pengetahuan seputar bidang kerja, bahkan kompetitor. Nah,
berbekal pengetahuan ini, kita bisa berbagi info, ilmu, dan pengalaman
untuk ikut serta mengembangkan perusahaan, dengan membagi ilmu ini
kepada anggota tim lain.
*
Tidak ada kata "saya" tapi "kami". Bekerja dalam tim memang harus
pandai menekan ego. Bila keputusan bersama bukan dari kita, terima saja.
Meskipun kita tidak sepakat dengan keputusan bersama itu. Dan ketika
kita diberi tugas di luar deskripsi pekerjaan, sepanjang kita mampu,
lakukan saja, jangan bersungut-sungut. Menekan ego juga berarti bersedia
menjadi pendengar, dan bukan orang yang selalu berbicara.
*
"Maaf, saya salah". Wajar saja jika kita melakukan kesalahan, karena
dari sinilah orang belajar dan membuat dirinya lebih baik. Bila ada
kesalahan yang kita lakukan ketika bekerja dalam tim, jangan sembunyikan
tapi ceritakan kepada tim. Sehingga tim juga ikut belajar dari
pengalaman kesalahan kita.
*
Jangan campurkan masalah pribadi. Bekerja dalam tim bukan berarti semua
hal diceritakan kepada anggota tim. Segala hal yang bersifat pribadi
tak ada kita simpan sendiri. Penilaian terhadap anggota tim sebaiknya
juga jangan terlalu personal. Misalnya, bila anggota tim melakukan
kesalahan dalam bekerja, jangan lantas mengaitkannya dengan mengatakan
dia orang jahat atau buruk. Pisahkan keberadaan rekan kerja sebagai
mitra dan pribadi. Sebaliknya, seburuk-buruknya pribadi seseorang, kalau
dia kompeten dalam bekerja, jangan dihindari. Menjauhi orang pintar
dalam tim karena sifatnya yang jelek, membuat kita rugi sendiri.
*
Suasana santai. Sebuah tim yang baik, apalagi bekerja dalam jangka
panjang, pasti ada kedekatan satu sama lain. Jika ingin kerja tim
sukses, bersikaplah sebagai teman. Bangun suasana santai dan tidak
formal. Ini akan memudahkan komunikasi antar anggota tim. Kalau pun
kerjasama dengan seseorang berakhir, toh dia bisa tetap jadi teman.
Bukankah teman adalah harta berharga dalam hidup seseorang?
*
Ambil inisiatif. Dalam kerja tim, biasanya ada subtim yang diberi tugas
sama. Bila yakin dengan kemampuan kita, ambil inisiatif untuk menjadi
"pemimpin" informal dalam tim ini, dan pilih orang-orang yang kita
percayai. Ini terdengar tak biasa, tapi singkirkan perasaan pasif, dan
mulailah berinisiatif.
*
Lindungi tim kita. Kalau pun dalam tim terjadi bentrokan dan sering
berdebat keras, lindungi tim kita dengan menyimpan urusan tim hanya di
dalam tim saja, dan jangan disebarluaskan kepada unit lain. Lebih baik
bertengkar habis-habisan di dalam tim untuk tujuan perbaikan bersama
daripada menjelek-jelekkan tim kepada orang luar.
*
Aktif di luar kerja. Untuk mendekatkan anggota tim, biasanya seorang
pemimpin membuat berbagai acara non formal di luar kerja. Sebaiknya
ikuti aktivitas ini. Dengan begitu, kita semakin tahu pribadi seseorang
dan memudahkan kita untuk berkomunikasi dengannya. Biasanya, pada
suasana nonformal dan santai ini, terjadi pertukaran pengalaman dan
ilmu.
*
Berpenampilan menarik. Bukan berarti kita harus mengedepankan
penampilan daripada pengetahuan. Tapi bila anggota tim selalu
berpenampilan menarik, suasana kerja akan lebih ceria dan menyenangkan.
Kita dan anggota tim lainnya pun akan lebih bersemangat bekerja dengan
kepercayaan diri tinggi dan suasana menyenangkan, tak muram.
Nah
itulah sedikit pesan saya kepada tim Pengelola Gedung kita ini. Semoga bisa
diambil sebagai manfaat agar tim ini bisa makin kompak dan solid. Semangat Pagi.
Terima Kasih.





Komentar
Posting Komentar